Data fiktif 30 responden, sama dengan template Excel. Tampilannya sama dengan setelah daftar gratis, ditambah satu contoh isi berbayar.
Kepuasan Pelanggan ← Kualitas Layanan, Harga, Promosi · n = 30 · taraf signifikansi 5%
Dihitung dengan statsmodels dan scipy. Sig. Kolmogorov-Smirnov memakai koreksi Lilliefors seperti output SPSS; 0,200* adalah batas bawah. Nilai dL dan dU dari tabel Durbin-Watson α = 5%. Uji linearitas memakai Test for Linearity (deviation from linearity) per variabel bebas.
6 terpenuhi 0 perlu diperhatikan 0 tidak terpenuhi
Interpretasi Hasil dan Penjelasan = 1 kredit per uji.
Kolmogorov-Smirnov 0,098; Sig. 0,200*
Tabel 1 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov
| Keterangan | Unstandardized Residual |
|---|---|
| N | 30 |
| Statistik uji Kolmogorov-Smirnov | 0,098 |
| Asymp. Sig. (2-tailed)ᵃ | 0,200* |
a. Koreksi signifikansi Lilliefors.
*. Batas bawah nilai signifikansi sebenarnya.
Sumber: Data diolah, 2026.
Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah nilai residual dalam model regresi berdistribusi normal. Salah satu cara mendeteksi normalitas adalah melalui pengamatan nilai residual. Pengujian dilakukan dengan uji statistik nonparametrik Kolmogorov-Smirnov dengan hipotesis H0: residual berdistribusi normal dan Ha: residual tidak berdistribusi normal. H0 ditolak apabila nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05.
Berdasarkan Tabel 1 diketahui nilai statistik Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,098 dengan nilai signifikansi sebesar 0,200 > 0,05 sehingga H0 tidak ditolak. Dengan demikian, residual berdistribusi normal.
Langkah lanjutan
Pertanyaan yang mungkin muncul
VIF tertinggi 1,190 (Promosi); tolerance terendah 0,840
Tabel 2 Hasil Uji Multikolinearitas
| Variabel | Tolerance | VIF |
|---|---|---|
| Kualitas Layanan | 0,878 | 1,139 |
| Harga | 0,947 | 1,056 |
| Promosi | 0,840 | 1,190 |
Sumber: Data diolah, 2026.
Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antarvariabel bebas. Multikolinearitas ditunjukkan oleh nilai tolerance ≤ 0,10 atau nilai variance inflation factor (VIF) ≥ 10.
Berdasarkan Tabel 2 diketahui seluruh variabel bebas memiliki nilai tolerance lebih besar dari 0,10 dan nilai VIF lebih kecil dari 10. Nilai VIF tertinggi terdapat pada variabel Promosi, yaitu sebesar 1,190 dengan nilai tolerance sebesar 0,840. Dengan demikian, tidak terjadi multikolinearitas dalam model regresi.
Langkah lanjutan
Pertanyaan yang mungkin muncul
Sig. Glejser terkecil 0,555 (Promosi)
Tidak terjadi heteroskedastisitas dalam model regresi.
🔒 terkunci
DW 1,959; dL 1,2138; dU 1,6498
Tidak terdapat autokorelasi positif maupun negatif dalam model regresi.
🔒 terkunci
Sig. deviation from linearity terkecil 0,111 (Harga)
Hubungan antara setiap variabel bebas dan Kepuasan Pelanggan linear.
🔒 terkunci
Tidak ada z-score yang melewati batas ±2,5
Tidak terdapat data outlier dalam penelitian ini.
🔒 terkunci